Diposkan pada Pekanbaru

#Carito Denai [Riau] : Kegiatan Workshop Jurnalistik di Riau Pos Pekanbaru

Sebagai seorang mahasiswa Ilmu Komunikasi, belajar di kampus saja tidaklah cukup. Karena kita dituntut untuk memiliki berbagai keahlian baik itu hardskill maupun softskill yang akan menunjang untuk menjadi seorang praktisi Ilmu Komunikasi yang hebat. Teori yang didapatkan di masa perkuliahan memang sangat penting, namun teori tanpa praktek sama dengan nol besar. Mengapa demikian? karena sebagai seseorang dikatakan praktisi Ilmu Komunikasi yang sesungguhnya apabila ia dapat mempraktekkan segala keilmuannya langsung dilapangan.
Nah, kali ini saya ingin berbagi pengalaman saat mengadakan dan sekaligus mengikuti kegiatan workshop jurnalistik di Riau Pos Pekanbaru. Workshop ini ditaja oleh Race Club yang merupakan kumpulan anak Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Riau dalam bidang Hubungan Masyarakat (HUMAS) yang bekerjasama dengan Harian Riau Pos.

Sesuai dengan namanya, workshop ini membahas mengenai jurnalistik. workshop ini diikuti oleh 60 orang yang merupakan mahasiswa Ilmu komunikasi Fisip Universitas Riau. Adapun materi yang disampaikan mulai dari cara mendesign cover majalah dengan baik, penulisan headline yang menarik, memahami layout newspaper dan filosofinya, cara menulis berita dengan baik dan benar, sampai pada kode etik jurnalistik. Adapun materi mengenai berita dan teknik penulisan hingga praktek pembuatan berita disampaikan oleh Bp. Muhammad Nazir Fahmi yang menjabat sebagai wakil direktur/Deputy GM Bidang Redaksi Harian Riau Pos. Dan materi mengenai Desain halaman majalah oleh Furqon LW selaku wartawan senior Harian Riau Pos.

[Doc. Pribadi] Penyampaian materi oleh Bp. Nazir Fahmi

[Doc. Pribadi] Saya dan teman-teman saat mengikuti Workshop

Eitssss tidak sampai disitu saja kami, saya dan peserta workshop lainnya diberi kesempatan untuk menjelajahi Gedung Graha Pena Riau Pos yang terletak di Jl. HR Subrantas KM 10 5 Pekanbaru. Mulai dari ruangan kerja hingga tempat percetakkan newspaper Riau Pos ini sendiri.

[Doc. Pribadi] Kami saat mengunjungi ruang kerja wartawan Harian Riau Pos

[Doc. Pribadi] Saya saat di ruangan percetakkan Harian Riau Pos

Dalam mengikuti workshop ini kami tidak hanya mendapatkan teori saja melainkan sekaligus mendapatkan gambaran kegiatan seorang jurnalis. Seru bukan? Berkunjung ke Harian Riau Pos sekaligus mendapatkan ilmu.Tidak hanya sebagai panitia, saya hadir di workshop ini juga sebagai peserta. Pengalaman mentaja acara dapat, ilmu yang disampaikan juga dapat. Alhamdulillah. Oke. Sampai disini dulu cerita saya, semoga menginspirasi dan mendorong teman-teman untuk tidak sekedar mencari ilmu di kampus saja, namun diluar kampus juga seperti workshop ini. Sampai bertemu di cerita saya selanjutnyaa!

[Doc. Pribadi] Foto Bersama Panitia dan Bp. Muhammad Nazir Fahmi (Wakil Direktur Harian Riau Pos)

Iklan
Diposkan pada Pekanbaru

#Carito Denai [Riau] : Bazaar Ramadhan Jl.Binakrida

Halo Readers, kali ini aku akan menceritakan pengalaman aku saat berburu makanan untuk berbuka puasa di Bazaar Ramadhan Jl. Binakrida.

Berbeda dengan hari biasa, saat bulan Ramadhan Jl. Binakrida, Panam, Pekanbaru terdapat Bazaar Ramadhan yang menyediakan menu berbuka puasa. Banyak sekali penjual yang menjajakan menu berbuka disetiap bibir jalan, baik disisi kiri maupun kanan. Jika kalian bertempat tinggal di Panam dan sekitarnya, Bazaar Ramadhan Jl. Binakrida bisa dijadikan tujuan untuk berburu takjil. Mulai dari minuman seperti cendol, es oyen, es buah, es jeruk kasturi, kolak hingga makanan seperti gulai, rendang, lotek, berbagai olahan mie, sala lauk, dan berbagai macam jenis gorengan.

Ok Readers, kali ini saya tertarik untuk mengunjungi sebuah gerai makanan yang ada di Jl. Binakrida yaitu terletak tepat setelah gerbang UR. Meski harus berdesakan dengan para pembeli lain, ini tidak membuat semangat saya surut untuk memilih makanan.

[Doc. Pribadi] Keramaian pembeli di salah satu gerai makanan
[Doc. Pribadi]

[Doc. Pribadi] Gerai ke 2 yamg menyediakan berbagai jenis olahan mie

Akhirnya setelah puas memilih-milih, saya akhirnya menjatuhkan pilihan pada es jeruk kasturi dan lumpia. dan ternyata pilihan saya tidak salah, keduanya sangat enak. Recommended.

[Doc. Pribadi] Es Jeruk Kasturi

[Doc. Pribadi] Saya saat memilih Lumpia

Tips untuk kalian nih Readers, kalian harus datang lebih awal saat berburu makanan di Bazaar Ramadhan Jl. Binakrida ini. Karena apa? jika kalian datang jam 5 sore atau bahkan lewat, kalian akan kehabisan makanan dan parahnya lagi akan terkena macet, walaupun tidak terlalu parah. Kalian tentu ga mau kan kehabisan makanan plus terkena macet?

[Doc. Pribadi] Kepadatan kendaraan di Jl. Binakrida

Nah itulah cerita saya saat berburu makanan untuk berbuka puasa di Bazaar Ramadhan Jl. Binakrida. Sampai bertemu di cerita saya selanjutnya. Selamat Menjalankan Ibadah Puasa.

Diposkan pada Pekanbaru

#Carito Denai [Riau] : Spot Foto Ala-ala Selebgram Ada di Universitas Riau?

Kita tentu sudah menyadari bahwa saat ini kehidupan anak remaja zaman sekarang tidak bisa terlepas dari yang namanya gadget dan media social. Keduanya sangat mencirikan generasi millennial. Apaan tuh generasi millenial? Yap, kamu yang berumur yang berumur 18-35 adalah bagian dari generasi millenial yang biasa disebut millennials. Termasuk aku sendiri hehe.
Nah ngomongin tentang gadget dan media social, setuju ga sih kalian kalau keduanya berhubungan dengan eksistensi? Mungkin beberapa tidak menganggap begitu, namun secara garis besar bisa dikatakan demikian. Apalagi masalah media social seperti Facebook, Instagram, Path, Twitter, DLL. Seseorang akan berusaha memposting sesuatu entah itu quotes atau foto yang bagus dan menarik alih-alih mendapatkan like dan followers yang banyak.
Oke, kali ini aku akan memberikan beberapa referensi untuk kalian para Millenials khususnya mahasiswa Universitas Riau agar mendapatkan spot foto ala-ala selebgram. Dimana aja? Let’s check them out
1. Pohon Hits FISIP
Anak FISIP pasti tau nih tempat yang satu ini. Yang menarik disini adalah terdapat pohon-pohon yang berdiri rapi dengan daun-daun kering dibawahnya.

[Dokumen Pribadi]
Pohon yang berdiri sejajar sangat bagus untuk menjadi latar foto. Heyy itu aku loh

[Dokumen Pribadi]
Dedaunan kering menambah nilai estetika pada foto. Ini asli loh

2. Venue Panjat Tebing Universitas Riau
Lokasi venue Panjat Tebing ini berada tepat didepan Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik. Selain tempat untuk para climbing, venue Panjat Tebing ini juga cocok digunakan untuk spot agar mendapatkan foto yang instagramable banget!

[Doc. Pribadi] Arena Panjat Dinding Pekanbaru

[Doc. Pribadi] Arena Panjat Dinding

[Dokumen Pribadi]
Me on Photo

3. Taman Buah Universitas Riau
Di Universitas Riau ada taman Buah yang boleh dipetik siapa aja loh, gratisssssssss lagi. Hehe.

[Doc. Pribadi] Lokasi Taman Buah UR

[Dokumen Pribadi]
Me On Photo

4. Jembatan Kupu-kupu
Ini merupakan salah satu tempat ikonik di Universitas Riau. Biasanya mahasiswa berkumpul disini untuk bermain, diskusi, ataupun sekedar berfoto-foto. Tempat ini selalu ramai dikunjungi para mahasiswa untuk sekedar bersantai.

[Doc. Pribadi] Jempatan Kupu-Kupu

[Doc. Pribadi] Me on Photo

5. Kolam Buatan Universitas Riau
Nah, kolam buatan ini juga merupakan tempat ikonik Universitas Riau. Tempatnya tidak jauh dari Gedung Rektorat UR, berdekatan dengan jembatan kupu-kupu. Di sekitar lokasi ini juga terdapat tulisan besar “UNIVERSITAS RIAU” beserta logo instansi.

[Dokomen Pribadi]
Tulisan Dan Logo Universitas Riau.

[Doc. Pribadi] Danau Buatan UR

[Doc. Pribadi] Me on Photo

Nah, itulah beberapa spot foto ala-ala selebgram yang ada di Kampus Universitas Riau. Apakah kalian tertarik untuk berfoto-foto disana?

Diposkan pada Uncategorized

Explore Solok Selatan : Alternatif Destinasi Wisata di Sumatera Barat

Association of Sales Travel Indonesia (Asati) Sumatera Barat (Sumbar) akan menjadikan Solok Selatan sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di provinsi itu dengan target wisatawan menengah ke atas baik domestik maupun mancanegara.
“Biasanya, paket wisata di Sumbar itu berpusat pada Bukittinggi, atau sekarang Kawasan Wisata Mandeh Kabupaten Pesisir Selatan. Namun kami ingin merubah hal itu dengan menawarkan 1000 Rumah Gadang di Solok Selatan sebagai tujuan wisata premium,” kata Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Asati Sumbar, Ade Nuzirwan di Padang, Rabu (25/5/2016).
Menurutnya, Asati telah melakukan penjajakan terhadap destinasi wisata di Solok Selatan beberapa waktu lalu dan telah menyusun sejumlah paket wisata yang bisa ditawarkan pada wisatawan.
Di antara paket itu menurutnya ada yang empat hari tiga malam, tiga hari dua malam dan dua hari satu malam dengan menawarkan destinasi unggulan Solok Selatan di antaranya 1.000 Rumah Gadang, air terjun bertingkat Tangsi Ampek, panorama kebun teh, dan pemandian air panas.
“Kami benar-benar menawarkan kearifan lokal dan budaya masyarakat setempat yang sangat menawan,” katanya.
Sekretaris DPD Asati Sumbar, Nadir Syah Bakri menambahkan, selain destinasi itu, Masjid Ummi lembah Gumanti juga akan menjadi salah satu lokasi yang akan disinggahi saat perjalanan dari Padang menuju Solok Selatan.
“Selain untuk istirahat sejenak, di sana juga ada sajian Kopi Rajo yang luar biasa enak. Kami ingin wisatawan bisa menikmatinya sambil memandang indahnya Danau Di atas,” ujarnya.
Selain itu, untuk di kebun teh, wisatawan juga bisa menikmati teh segar yang nikmat sebelum menjajal mobil off road untuk sampai di air terjun bertingkat Tangsi Ampek.
“Wisatawan juga dapat menikmati budaya setempat yang memukau,” lanjutnya.
Sekjen Dewan Pengurus Pusat (DPP) Asati Pusat, Arlan Dikusnata menjelaskan, karakter masyarakat Minang yang disebut belum siap untuk mengembangkan pariwisata, tidak ditemukan di Solok Selatan.
“Masyarakat sangat terbuka, seperti juga pemerintah daerahnya,” ujar dia.
Dia optimistis dengan dukungan semua pihak, Solok Selatan akan menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Sumbar dalam waktu dekat.
Ketua II DPD Asati Sumbar, Elvis Kashmir mengatakan, kendala yang ditemukan untuk membuat Solok Selatan sebagai destinasi wisata Sumbar adalah persoalan kebersihan dan toilet.
“Saat penjajakan awal kita sudah komunikasikan hal itu dengan bupati dan mendapatkan respon yang sangat baik. Sekarang, sudah tersedia toilet yang berstandar internasional di rumah gadang yang akan disinggahi,” tambahnya.
Ia berpendapat, meskipun upaya yang mereka lakukan seakan-akan melawan arus, yaitu menciptakan destinasi alih-alih menjual destinasi yang telah ada dan terkenal, namun dengan dukungan semua pihak, usaha itu akan membuahkan hasil manis.
“Kami optimistis, dalam beberapa tahun ke depan, Solok Selatan akan dikenal tidak saja di Indonesia, tetapi hingga mancanegara,” lanjutnya. (*)
Diposkan pada Uncategorized

Explore Solok Selatan : Destinasi Kayaking Kelas Dunia

Empat orang Kayaker Internasional yang tengah mengikuti kegiatan survei dan eksebisi kayak arus deras di Solok Selatan menyatakan, wilayah yang dikenal sebagai Negeri Seribu Rumah Gadang memiliki sungai-sungai dengan kualitas kelas dunia untuk menjadi destinasi wisata kayak arus deras (Whitewater Kayaking). Sehingga tak pelak sebutan buat Solok Selatan bertambah satu lagi menjadi Negeri Seribu Sungai.

Empat orang kayakers tersebut adalah Celliers Krueger, CEO Fluid Kayaks, produsen kayak nomor tiga terbesar di dunia. Direktur Gravity Adventure Andrew Kellet. Direktur Whitewater Training, Safety & Rescue Hugh du Preez. Fotografer dan Penulis portal berita kayak paling berpengaruh di dunia, sekaligus juga admin dari situs Playak.com, Adrian Tregoning.

Keempatnya mengikuti kegiatan survey dan eksebisi yang terselenggara berkat kerja sama antara Dinas Kebudayaan Pariwisata Solok Selatan dan Komunitas Kayak Tirtaseta. Meskipun kegiatan survey belum berakhir dan baru berjalan dua pertiga dari yang dijadwalkan, para kayaker internasional sudah berani memastikan kelayakan dan kelas Solok Selatan sebagai destinasi wisata dunia.

“Tidak meragukan lagi, Solok Selatan excellent sebagai destinasi whhitewater kayaking kelas dunia. Sungai-sungainya indah, menantang, view mempesona, hutannya masih lebat dan daya tarik budayanya luar biasa. Daya tarik dan keunikan Solok Selatan dapat menjadi nomor satu di dunia bila dikembangkan secara profesional,” kata Andrew Kellet, salah satu kayaker ekstrem terbaik asal Afrika Selatan yang biro perjalanannya Gravity Adventure menjual paket wisata kayak dan arung jeram ke pasar dunia.

Komentar senada juga dikemukakan oleh Direktur Whitewater Training Hugh du Preez. “Sungai-sungai di Solok Selatan memiliki gradien yang curam, pasokan air yang cukup karena didukung hutan lebat yang masih utuh. Praktis, kegiatan kayaking di wilayah ini memiliki efek mencandu,” kata Du Preez yang beberapa kali mengulang jalur penyusuran karena merasa sangat menikmati pengarungan di Solok Selatan.

 

Sumber : https://www.infosumbar.net/wisata/solok-selatan-destinasi-kayaking-kelas-dunia/